Anak kampung
dibawah pohon mangga
Di Jakarta
Jangan Lupa Asal

Laut Disana
Begitu luas..
Jangan Lupa Asal



   

<< January 2013 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Saturday, January 26, 2013
keperawananku direnggut kakak pacarku...

“ Bagaimana Di , udah depet , cobain cewek eloe “ tanya Bram kakak Dodi , yang sedang nonton televisi di kamarnya . Dodi mengeleng “ belom , dia engak mau , gua baru cium cium aja “ jawab Dodi sambil mesem mesem . “ bego loe , dapet cewek cantik gak di pake , emang eloe gak nafsu sama dia ? “ . “ nafsu sih , tapi dia nolak terus “ jawab Dodi. “ udeh , gini aja , eloe bawa diia kemari , kita kerjain aja “ usul Bram.

“ kerjain ? , kerjain gimana “ tanya Dodi , menatap kakaknya dan melewati acara televisi itu . Bram menjelaskan secara rinci rencananya pada Dodi . “ wah , gua coba deh besok , tapi gua gak janji loh , kalau dia nolak bagaimana ? “ tanya Dodi . “ usaha dong , usaha , eloe rayu dikit…” kata kakaknya . Dodi menganguk anguk saja , dan matanya kembali menonton tanyangan layar kaca .

>>>

Gadis cantik itu , berjalan cepat keluar dari gedung sekolahnya . Dia berhenti di depan jalan raya , kepalanya bergoyang ke kiri dan kekanan , mencari sesuatu . Dia menemukan sedan merah milik Dodi . Dia menghampirinya dan masuk ke mobil itu . “ hai , Santi sayang.. “ kata Dodi menyapa gadis itu . Santi tersenyum .

Mobil warna merah itu bergerak , membawa sepasang anak SMU di dalamnya . “ Dodi , kenapa kamu mau ajak aku rumah kamu “ tanya Santi . “ kakakku si Bram , berulang tahun , tidak di pestain , jadi aku membawa kamu ke rumah , yah hitung hitung buat menghibur dia “ jawab Dodi . Santi tersenyum “ oh jadi si Bram ultah yah “ ujarnya .

Yah , Santi memang kenal dengan Bram sebelumnya . Awal pertama mereka bertemu di sebuah mall . Saat itu Bram mencoba mengoda Santi . Dan berhasil berkenalan dengan Santi . Tapi karena Bram sudah kuliah , sedang Dodi masih SMU setingkat Santi , akhirnya Dodi yang lebih mendekati Santi . Bram memang terkenal rusak , dia buaya . Dia berusaha mendidik adiknya mengikuti jejaknya .

>>>

“ hebat “ ujar Bram dalam hati , ketika melihat Dodi berhasil membawa Santi masuk ke dalam rumahnya . Santi tersenyum melihat Bram “ selamat ulang tahun yah “ . “ oh terima kasih , sorry loh , gak ada pesta , apa apa “ jawab Bram .
Mereka akhirnya duduk di sofa ruang tamu rumah itu . Kemudian Bram memulai pembicaraan..dan mulai bertambah akrab dengan Santi.



Mereka berbicara tentang , sekolahnya , temannya , hobinya dan sebagainya . Bram memang ahli , dia tak pernah ke habisan kata kata . Tampaknya Bram yang banyak bicara dari pada Dodi . “ Dodi , ambilkan minuman dong , masa tamu secantik Santi , di biarkan ke hausan sih “ perintah Dodi , sambil memberi kode kedipan mata.

Tak lama Dodi , telah kembali dengan tiga gelas sirop . Dia meletakan di Meja . “ ayo di munum San “ ujar Dodi . “ terima kasih “ jawab Santi sambil meraih gelas yang berisi Sirop, yang telah di oplos dengan obat perangsang yang keras . Obat perangsang itu, tak berbau dan tak berasa , tapi efeknya sangat kuat .

“ eh sebentar yah , San saya mau ke WC nih , sakit perut “ kata Dodi . Lalu meninggalkan Santi dengan kakaknya . Dodi melakukan sesuai rencana Bram . Ini akan memberi kesempatan Bram untuk bisa lebih mudah merayu Santi . Apalagi dengan bantuan obat perangsang yang berefek kuat itu .

“ San , kamu itu cantik sekali yah , rambut kamu sepertinya halus sekali “ rayu Bram , yang membuat Santi tersipu . “ ih , Bram , kamu bisa aja ..” kata Santi malu malu .
“ ih , benar koq , gak bohong , sumpah “ kata Bram , sambil meminta Santi meminum sirop itu lagi . Dan lagi lagi Santi mengangkat gelas itu , meminum sirop itu , tanpa curiga .

Obat perangsang itu sepertinya mulai bereaksi . Santi tampak gelisah . Dia duduk dengan tidak nyaman . Tapi Bram terus merayu dia , dengan cara memuji muji kecantikan dan ke indahan tubuhnya . “ Santi , kata Dodi , kalian pernah berciuman yah “ tanya Bram . “ eh , iyah … “ jawab Santi dengan malu malu .

“ wah , si Bram beruntung yah , bisa mencium cewek secantik kamu “ ujar Bram , yang makin membuat Santi terlena . “ ah , Bram kamu bisa aja , eh kamu lebih baik yah dari si Dodi “ kata Santi . Bram tersenyum “ boleh gak , aku mencium kamu “ kata Bram .
Santi , sepertinya terkejut , dia menatap Bram . “ boleh gak sayang , itung itung hadiah ultah saya “ kata Bram .

Dorongan obat perangsang itu begitu kuat , membuat syaraf syaraf di otak Santi tak bisa berpikir jernih . Libidonya meningkat , tak terkontrol . Santi mengangguk , sambil memejamkan matanya . Tanpa membuang waktu Bram mulai mencium bibir mungilnya. Melumatnya memasukan lidahnya ke dalam mulut Santi . Matanya terpejam. , Bram terus memainkan lidahnya di dalam mulut Santi . mengelitik langit langitnya .

Detak jantung Santi meningkat , Bram tahu dia mulai terangsang. Bram mulai meraba dadanya, dia merintih.”jangan Bram ” Santi berkata lirih. Bram menjilat lehernya , ”sayang , kamu jangan munafik , aku yakin m-*-m-*-k mu sudah basah . ”
Bram tersenyum , dia meledek Santi dengan sinis. ”m-*-m-*-k mu basah kan , ayo jawab jangan muna ’”kata Bram sambil meraba raba dadanya

Muka Santi memerah , dia menatap Bram dengan lirih. Santi diam , tak berkata kata . Bram tersenyum , Santi sudah sepenuhnya berada di bawah kendalinya .

Kembali Bram menciumi bibir Santi lagi . Santi pun membalasnya dengan penuh nafsu Dengan cepat Bram melepas kancing bajunya satu per satu. Santi sama sekali tak bisa menolak . Bajunya telah terbuka buka ,dia memaki bra pink . Tangan Bram cekatan melepas bra pink itu . Kini matanya bebas menatap buah dada , ABG , SMU itu.

Buah dada yang sedang dalam masa pertumbuhan itu tak luput dari sentuhannya . Tubuh Santi gemetar , baru kali ini buah dadanya di sentuh tangan pria . Putingnya yang kecil ke merahan juga di mainkan dengan liar oleh jari Bram . Santi mendesah
“ ahh.. geli Bram … “ erang Santi . “ geli tapi enak yah “ seloroh Bram .

Lidah Bram pun menjulur , menjilat putting susu Santi yang tampak menonjol keluar . Santi sudah sepenuhnya di kuasai birahi . Bram dengan rakus melumat , menyedot buah dada Santi . Membuat Santi semakin birahi . Suara erangan nikmat Santi terdengar , menambah gairah Bram .

Puas dengan buah dadanya Bram pun melepas rok abu abunya , pangkal pahanya masih terbalut celana dalam pink . Tangan Bram dengan lembut meraba raba paha putih mulus Santi , Santi tak lagi berkuasa atas tubuh nya .



Kedua kakinya di buka lebar Bram , Bram dapat jelas melihat bercak basah , cairan nikmat yang merembes dari vagina perawan Santi . “ sayang , saya akan buat kamu terbang ..” ujar Bram di telinga Santi , lalu menjilati daun telinga Santi , sehingga membuatnya terangsang geli .

Satu sentuhan dengan tekanan , tepat di selangkangan celana dalam pink milik Santi . Suara erangan birahi keluar dari mulut ABG itu . “ ahh , Bram .. ahhh “ . Lidah Bram terus aktif menyapu , putting susu Santi , buah dadanya tanpak mengeras karena
nafsu . Di sertai getaran getaran jari Bram di atas selangkangan celana dalamnya , membuat tubuh Santi bergejolak .

“ ohh .. ahhh .. sudah Bram aku mau pipis ..” erang Santi ketika jarinya bergerak cepat di selangkangan celana dalamnya . Bram tidak berhenti , jari itu bergetar semakin liar , Putting susunya juga di jilat cepat . Tubuh Santi mengejang , Santi menjerit histeris , pantat indahnya terangkat , mengejang lalu jatuh terduduk kembali .

Rasa nikmat yang baru pertama kali di rasakannya . Nafasnya masih memburu , di sertai degup jantungnya yang cepat . Bram pun menciumi bibir indah Santi “ bagaimana sayang , kamu merasa nikmat ..” tanyanya . Santi tak bisa menjawab pertanyaan itu , dia hanya diam pasrah .

Tangan Bram lalu melepas celana dalam pink Santi yang telah basah itu . Bram melihat bukit kemaluan Santi dengan bulu bulu tispis . Dengan dua jarinya , bibir tebal vaginanya di kuak lebar oleh Bram . Santi mengerang . Lidah Bram menjulur , menjilati klitorisnya . Lagi lagi Santi mengerang nikmat .

Jilatan lidah Bram di klitorisnya terus membangkitkan nafsu birahi Santi sebentar saja , Gadis itu telah kembali birahi . Santi terus mengerang kenikmatan . Pengaruh obat perangsang itu begitu kuat . Lendir vagina Santi mengalir terus . Dan tubuhnya kembali menegang . “ ahh… enak… ahhh ahhh..enak..” erangnya .

Lidah Bram terus bergerak menyapu klitoris , dan membawa Santi kembali mengejang kerena orgasme . Tubuhnya kembali lemas .

Saat itu Dodi sudah berdiri , dan melihat tubuh bugil Santi terduduk lemas di atas Sofa . Santi yang melihat Dodi tiba tiba , berusaha menutupi bagian tubuhnya yang terbuka dengan roknya . Tapi Bram menarik rok itu . “ Dodi buka celana eloe “ perintah kakaknya . Dodi pun melakukan apa yang di suruh kakaknya .

Penis Dodi telah tegang . Dodi mendekati Santi . “ San , jilatin k-*-*-t-*-l nya . Santi menolak “ tidak , aku tidak bisa “ . “ ayo di coba , nanti aku jilati lagi m-*-m-*-k eloe “ rayu Bram . Tapi Santi tetap menolak . Bram hanya tersenyum .

Tiba tiba , Bram mengangkat tubuh Santi , dan memangkunya . Tubuh Santi terasa lemah , dia tak banyak melawan . Dan kedua kakinya di buka lebar oleh Bram . “ Dodi , sekarang eleo bisa e-*-t-*-t-in Santi “ kata Bram sambil tertawa . Santi meronta dalam pangkuan Bram , tapi dia seperti kehilangan tenaga . “ jangan.. tolong jangan…” ibanya

Dodi semakin mendekat tubuh muda itu , Dodi menatap , wajah cantik Santi , dan kepala penisnya sudah menempel di bibir vaginanya . Santi memejamkan matanya , dan dia bersuara lemah “ tolong .. jangan , jangan Dodi… “ ibanya . Penis Dodi perlahan mendesak masuk , membuka belahan vagina Santi . Santi meringis , Penis itu bergerak masuk lebih dalam . “ ahhh .. sakit.. tolong hentikan..” erang Santi , ketika penis Dodi , telah masuk seluruhnya dalam liang Santi .

Dodi pun menikmati , jepitan erat vagina Santi . Dia mulai mengoyang , menarik keluar batang penisnya , dan mendorong masuk kembali dengan cepat . Santi mengerang , setiap kali penis Dodi , menusuk liang vaginanya . Dari belakang , tubuh Santi di peluk erat oleh Bram , yang meremas remas buah dada muda itu .

Gerakan Dodi pun makin lama semakin liar . Penisnya terus bergerak keluar masuk , membuat Santi terus menerus , mengerang ke sakitan . Dodi tak peduli yang di rasakan hanya nikmat tubuh muda Santi . Penisnya terus bergerak keluar masuk . Gerakkan Dodi semakin cepat , menghentak hentak keras , dan tiba tiba menekan habis batang penisnya dalam liang vagina Santi . Dia Diam .

Saat itu , Santi merasakan cairaan hangat sprema Dodi , telah memenuhi vaginanya . Perlahan Dodi , mencabut batang penisnya , dan sebagian dari spremanya keluar dari liang vagina Sani , berserta darah perawan Santi .

Bram , melepaskan pelukkan-nya . Dan membiarkan Santi terkulai lemas di atas Sofa . Bram sambil tersenyum membuka kancing celana blue jean belelnya , perlahan resleting celana itu di turunkan , Bram melepas celananya , penisnya yang lebih besar dari Dodi , telah tegak mengacung .

Tangan Bram , menarik tubuh Santi , sehingga kembali terduduk . Bram menyodorkan penis itu tepat di depan mulut Santi . “ kulum k-*-*-t-*-l gua “ pintanya pada Santi . Santi membuang muka “ aku gak bisa , ..” katanya . Jari Bram , menyentuh vagina Santi , satu jarinya menerobos masuk , liang vaginanya . Santi mengerang “ ahh perih..” .

“ ayo , sayang .. coba jilat .. “ pinta Bram , terus mendesak kepala penisnya ke wajah Santi . Santi meronta . Dan tiba tiba , dua jari Bram mendesak masuk ke liang vagina Santi . “ ahhh … sakit…. jangan… “ erangnya . “ kalau gitu , eleo jilat dan kulum k-*-*-t-*-l gua , kalau gak tiga jari gua masuk ke lobang m-*-m-*-k eleo “ ancam Bram .

“ jangan jangan .. saya jilat ..” kata Santi , lalu menjulurkan lidahnya menjilati ujung penis Bram . “ ohh .. enak juga lidah eleo sayang..” erang Santi . Santi tak berani berhenti , perlahan Bram mulai menekan masuk penisnya ke mulut Santi . Santi meronta , tapi tangan Bram memegang erat kepalanya . Dengan terus mendorong dorong batang penisnya di mulut Santi .

Sekarang Santi tak bisa lagi menolak , penis itu mulai bergerak cepat di dalam mulutnya , maju mundur dengan cepat , disertai dengusan nafas Bram yang penuh dengan nasfu .
Dodi pun tak ketinggalan , dia duduk di sebelah Santi , dan memainkan buah dada , Santi , meremasnya , menjilatnya , dengan penuh nafsu .

Setelah penis itu cukup lama bergerak , dalam mulut Santi , sekarang Bram mengarahkan penisnya ke liang vagina Santi . “ jangan .. sudah… jangan tolong..” Santi mengiba iba . Tapi Bram tak peduli , penisnya terus mendekat ke liang vagina Santi . “ ahhh.. sakit… jangan… sudah.. “ rintih Santi . Penis Bram sudah menancap di liang vagian Santi .
Penis Dodi pun sudah kembali tegang , dan kini Dodi berusaha , memasukan penis itu di mulut Santi .

Santi meronta , tapi Bram meremas buah dadanya keras , “ sakittt.. ahhh … sakit ..” .erangan Santi terdengar keras . “ buka mulut eloe , isep k-*-*-t-*-l Dodi , cepat.. “ bentak Bram . Mau tak mau Santi membuka mulutnya menerima penis Dodi .

Akhirnya tubuh Santi harus menerima penis kakak beradik itu . Satu mengaduk aduk vaginanya , satu menyodok nyodok mulutnya . Gerakkan penis Bram kasar , bergerak cepat di liang vagina milik Santi . Santi tak hentinya mengerang kesakitan . Penis itu bergerak cepat , rasa perih dan panas melanda vaginanya .

Gerakan penis itu semakin cepat , sampai akhirnya memuntahkan spermanya di liang vagina Santi . Sedang satu penis lagi masih bergerak cepat di mulutnya , siap menembakkan spermanya . “ ahhh .. gua udah mau keluar… “ erang Dodi . Tubuh Dodi mengejang . Dan sperma itu tertampung di mulut Santi .

Perlahan Dodi menarik penisnya keluar dari mulutnya , Santi berusaha memuntahkan sperma itu , dari mulutnya . Dan kedua kakak beradik tertawa melihat Santi .

Dengan tubuh yang lemah , Santi berusaha memakai pakaiannya , Perlahan dia memakai celana dalamnya , roknya , dan bajunya . “ loh , koq sudah pakai baju , emang eloe sudah puas , sayang ..” seloroh Bram . “ saya , mau pulang ..” pintanya .

Santi berusaha berdiri , lalu berjalan , dia berjalan sempoyongan . Tapi Bram , menarik tanganya , dan membawanya ke kamar . Santi meronta , tapi tenaganya lemah sekali . Dan Bram mendorong , tubuh lemah Santi hingga terbaring di kasur ranjangnya .
Bram kembali menindih tubuh Santi . Membuka bajunya , dan melumat buah dadanya dengan nafsu .

“ tolong... sudah , saya sakit… jangan.. tolong..” erangnya . Bram tersenyum , penisnya tampak sudah tegang lagi . Bram bermain cepat , rok santi di singkapnya ke atas , dan celana dalamnya di singkap ke samping . Penis besarnya langsung melesak masuk ke vaginanya yang terlihat memar kemerahan . Santi kembali menjerit dan terdengar keras .

Vaginanya di paksa menerima penis Bram . Bram pun kembali memperkosa dengan penuh nafsu , dan goyangannya semakin kasar . Santi terus mengerang kesakitan . Tangan Bram pun meremas remas buah dada Santi . Dan tubuh Santi terus di dera rasa sakit .Erangan Santi semakin terdengar lemah .

Penis Bram masih terus mengaduk aduk vagina Santi yang terluka . Sampai penis itu terpuaskan . Bram melepas seluruh hawa nafsunya . Vaginanya kembali di penuhi sperma Bram .

“ Dodi , eloe masih mau ..” tanya kakaknya . Dodi mengeleng . “ kalau gitu , kita antar dia pulang oke “ kata Bram . Bram bersiap kembali , memakai pakaiannya kembali . Lalu membawa tubuh Santi yang setengah pingsan itu , ke dalam mobilnya .

Mobil berjalan , kencang , dan berhenti tepat di depan sekolah Santi . Suasana tampak sepi , Tak ada seorang pun terlihat disana . Mereka pun melepaskan Santi di sana .
Dan tubuh lemah Santi pun jatuh terduduk di pinggir jalan, depan sekolahnya .

Mobil Dodi segeara meluncur cepat , meninggalkan tubuh lemah Santi begitu saja .
Dengan sisa tenaganya Santi berjalan tertatih tatih masuk kegedung sekolahnya . Dia berjalan ke belakang , di mana di situ ada gudang . Santi masuk kegudang itu . Dia duduk di sebuah kursi tua .

Dari dalam tas sekolahnya dia melihat ke layar HP ,nya sudah jam 1.00 malam . Untuk pulang ke rumah dia tidak berani . Santi berusaha tenang , walau seluruh tubuhnya terasa sakit . Tulang tulangnya seperti lepas .

Tanpa terasa , Santi mulai terlelap karena lelah . Suara anak anak SMU , yang baru tiba di sekolah itu , membangunkan Santi . Santi kembali melihat layar Hpnya lagi . Waktu sudah menunjukkan puluk 6.50 pagi . Santi diam , menunggu , dia menunggu bel tanda masuk berbunyi .

Tepat pukul 7.00 bel berbunyi . Santi masih diam . Setelah lewat beberapa saat , dan yakin seluruh murid sudah masuk kelas .
Santi memberanikan diri keluar dari gudang itu . Walau rasa nyeri masih mendera vaginanya . Dia berusaha berjalan dengan cepat , hingga keluar dari gedung sekolahnya dan langsung menuju ke rumahnya dengan mengunakan jasa kendaraan umum .

>>>

Setibanya di rumah , Santi berjalan mengendap endap , memasuki rumahnya . Dia berjalan terus dan masuk ke kamarnya . Berhasil , yah.. Santi telah tiba di kamarnya.
Tiba tiba suara ibunya memanggilnya “ Santi .. dari mana saja kamu ? “ . “ eh anu , Santi belajar di rumah teman bu ..” jawabnya .

“ kamu , jangan bohong sama ibu yah .., kalau ayah kamu tahu kamu bisa di pukul tahu .” hardik ibunya . “ ayah , ayah saya sudah meninggal bu , suami ibu bukan ayah saya ..” kata Santi dengan nada tinggi . “ Santi apa apaan kamu bicara seperti itu , walau dia ayah tiri kamu , tapi dia yang biayain hidup kita , apa kamu mau jadi gelandangan , jadi pelacur di jalanan ..” bentak ibunya , Santi menatap wajah merah ibunya , “ jadi pelacur , mungkin bu , kalau ibu mengharapakan Santi jadi pelacur …” kata Santi .

“ kurang ajar “ kata ibunya . ..PLAAKK!! Satu tamparan ibunya mendarat di pipinya . Santi terjatuh dan berbaring di ranjang. Sambil menutup mukanya dengan bantal, gadis SMU ini menangis . Ibunya yang masih emosi , pun tak bisa berbuat apa apa , ada rasa sesal di hati ibunya , telah menampar buah hatinya sendiri . Dia memilih untuk tidak berkonfrontasi lebih lanjut dengan putrinya , lalu keluar dari kamar Santi .

Santi terlelap , saat dia bangun , saat waktu telah sore , Santi bergegas ke kamar mandi , dia membuka pakaiannya , dan di selangkangan celana dalamnya dia melihat bercak bercak , darah yang telah mengering . Air mata Santi meleleh . Dalam hati Santi memaki maki kakak beradik yang telah menghancurkan hidupnya ini .

Santi menyiram tubuhnya dengan air dingin , dia mandi sebersih bersih , membasuh vaginanya , yang masih terasa sakit dan pedih . Kemudian setelah selesai membersihkan tubuhnya , dan mengenakan baju tidurnya , dia kembali ke kamarnya .

Santi , duduk di depan meja belajarnya , pikirannya mumet . Bagaimana kalau saya hamil ? . apa yang harus saya lakukan ?

Tiba tiba ayah tirinya . seorang pria berumur 50 tahunan , berbadan tegap itu, masuk ke kamar Santi . Seperti biasa , Santi tampak acuh dengan ayah tirinya . “ Santi , kamu tidak boleh begitu dengan ibu kamu , kalau kamu ada masalah , coba bicarakan sama ayah , ayah pasti bantu kamu , sayang” kata ayah tiri Santi , sambil membelai belai rambut Santi .

Santi menatap wajah ayahnya . Mata Santi jelas melihat mata ayahnya nanar , menatap belahan dadanya dari lobang leher kaos t-shirt yang di gunakannya . Dasar buaya , maki Santi dalam hati , sambil berdiri . “ Santi tidak ada masalah , kemarin , saya kemalaman belajar di rumah teman , jadi tak berani pulang “ ujar Santi .

“ oh , kalau begitu , tak apa apa , baiklah ..” kata ayah tirinya . Santi hanya diam menatap ayahnya . “ oh yah , lain kali , kalau mau nginap , telpon dulu , biar ibumu gak kawatir.” Kata ayahnya lagi . “ baik ayah “ kata Santi . Dan ayahnya pun keluar dari kamar tidur Santi.

Santi masih merasakan sakit di vaginanya , dan masih terasa pedih . Dia berjalan keluar kamar , mengambil es batu dari lemari es , dan kembali masuk ke kamarnya . Dia mengunci pintu kamar tidurnya . Lalu berbaring di atas ranjangnya , dan membuka celana dalamnya . Santi teringat es batu bisa menghilangkan rasa sakit .

Santi membuka lebar kakinya dan di tempelkan es batu tsb ke vaginanya . Pertama rasa dingin itu membuat vaginanya terasa pedih , namun semakin lama rasa pedihnya hilang . Santi terus melakukan itu , untuk mengurangi rasa sakit di vaginanya .
Sampai akhirnya Santi terlelap . Dan tertidur dalam mimpinya . Rasa senang , nafsu , takut , marah dan sedih , tertuang dalam mimpinya .

>>>>>>>>.....

“ ha.. Bram , bagaimana kamu bisa kemari “ kata Santi yang tiba tiba melihat Bram ada di kamarnya . Bram hanya tersenyum , lalu dia menjilati vagina santi yang terbuka . Santi ingin menjerit , tapi suara tak ada yang keluar . Lidah Bram terus mengaduk aduk vaginanya , membuat Santi menjadi birahi .

Lidah itu demikan lembut menstimulasi klitorisnya , sehingga Santi mengejang dan orgasme . Tubuh Bram kemudian berada di atas tubuhnya , dengan penis besarnya telah berada dalam tubuhnya . Santi merasakan nikmat sekali , atas apa yang di lakukan Bram
Santi dengan mata terpejam ,mengejang , tubuhnya bergoyang , menerima perlakuan Bram .

“ dasar , pelacur murahan “ terdengan suara ibunya . Santi membuka matanya , terlihat ibu dan ayah tirinya . Ditangan ayah tirinya terdapat sebatang rotan . “ pak , pukul dia , anak kurang ajar ..” hardik ibunya . Ayah tirinya segera mengayunkan rotan di tangannya . Santi menjerit , melengking ke sakitan .
>>>>>>...
Dia terbangun dari tidurnya , dengan peluh membasahi tubuhnya .

>>>

Santi terduduk di ranjang , matanya melirik jam weker yang ada di meja belajarnya . 5.30 pagi . Santi berjalan ke kamar mandi . dia baru teringat , dia tidur tak memakai celana dalam , dia berjongkok , hendak buang air . Ketika tanganya menyentuh vaginanya , terasa lendir membasahi vaginanya , Santi pun merasakan nikmat .

Jarinya bermain di vaginanya sendiri . Birahinya terangkat . Makin cepat jarinya memainkan klitorisnya , semakin nikmat pula yang dirasakannya .
Jari jarinya juga masuk ke liang vaginanya , terus dan terus . Santi terus bermasturbasi , sampai tubuhnya mengejang di kamar mandi itu .

Setelah itu dia mandi , dan kembali mengenakan seragam sekolahnya , putih abu abu .

Setelah selesai sarapan pagi , Santi meraih tas sekolahnya , dia berpamitan pada ibu dan ayah tirinya . Santi berjalan dengan langkah gontai ke sekolahnya . Dengan pikiran yang kacau balau .

Saya sudah tak perawan , aduh gimana nih , apa mesti lapor polisi , saya diperkosa , saya malu akan jadi berita di koran , aduh bagaimana kalau saya hamil . Kenapa saya bermasturbasi . Tapi ada kenikmatan disana . Segala macam pikiran , menghantuinya .

Tapi Santi harus tegar dan berani menerima keadaan ini.....

2. terjerumus
Di kelasnya , Santi sama sekali tak bisa berkonsentrasi . Pikirannya masih kacau , apa yang di terangkan gurunya tak ada yang masuk dalam memorynya . Santi hanya diam , walau matanya menatap lurus ke depan , dimana gurunya sedang menerangkan rumus matematika , tapi pikirannya kosong melopong .

Saat istirahat , Santi melihat , Gina dan Lala . Dua orang gadis ini , terkenal dengan kenakalannya . Mereka suka menjajakan diri kepada om om yang berkantong tebal . Santi pernah berselisih dengan Gina . Saat itu Santi memaki maki Gina . Santi mengumpat Gina , perek , pecun dan sebagainya .

Tapi saat ini Santi sepertinya butuh pertolongan Gina . Dengan memberanikan diri Santi menghampiri Gina dan Lala . Belum sempat Santi berbicara Gina telah menghardiknya . “ eloe jangan dekat dekat sama gua , eloekan anak alim , anak baik baik , gua ini perek , jadi eloe lebih baik pergi sana , jauh jauh..” .

“ Gina , gua mau minta tolong “ kata Santi . “ minta tolong .. anak alim , mau minta tolong sama perek .. “ kata Gina . Santi menatap Gina , lalu berkata “ maaf , kalau eloe masih dendam masalah dulu , tapi tolong , gua butuh bantuan eloe ..” . Gina tersenyum “ ha .. coba gua pikir pikir dulu yah , pantes gak gua bantuin eloe ..”

“ Gin , sudahlah , ada apa sih San , koq eloe serius gitu “ ujar Lala . Santi pun bercerita , setelah Lala dan Gina berjanji akan merahasiakan semuanya . Setelah Santi selesai bercerita , Gina tertawa “ jadi eloe takut bunting , setelah di gituin cowok eloe. ha ha ha..” . “ Gina , sudah deh .. eloe jangan ngeledekin si Santi terus dong..” kata Lala . “ abis lucu sih , katanya anak alim , tahunya doyan juga ha ha ha “ ejek Gina lagi .

“ Gina… “ kata Lala . “ oke deh oke , biar gua perek , gua juga masih punya hati , gua bantu eloe deh “ katanya . Lalu Gina mengeluarkan Hpnya . Hp , PDA-phone yang mahal dan mendial seseorang . “ Halo , Rom , entar praktek gak , gua mau kesana ..” kata Gina di Hp nya . Setelah selesai pembicaraan di Hpnya , Gina berkata pada Santi “ entar pulang sekolah , eloe cari gua , gua anter eloe ke teman gua..”

“ eh eleo dapet dari mana Hp canggih ini “ tanya Lala , sambil merebut PDA-phone nya Gina . “ dari mana lagi , jual m-*-m-*-k .. lah , dapet duit gua beli tuh Hp , sini hp gua ..” jawab Gina , dan mengambil lagi Hp itu dari tangan Lala. “ wah , m-*-m-*-k eloe mahal banget “ kata Lala lagi . Santi yang mendengar percakapan mereka menjadi risih .

>>>

Setelah pelajaran hari itu usai , Santi segera berjalan , mencari Gina . Gina sudah di atas sepeda motor Supranya . Berbicara dengan Lala . Ketika melihat Santi, Gina berkata “ ayo naik..” . Santi pun duduk dibelakang jok motor bebek itu . Gina menjalankan motornya . Hingga tiba di sebuah rumah .

Rumah kecil, yang terdapat plang di depannya . DR ROMI . Gina membawa Santi masuk . Setelah mengetuk pintu , dan mereka di sambut Dr .
Romi sendiri . “ halo , Gina sayang , sakit apa loe… “ katanya genit , sambil menepuk pantat Gina . Santi menetap Dr Romi , wajahnya ganteng , dan dia masih muda .

“ Rom , yang sakit ini gua nih “ katanya sambil memegang tangan Dr Romi , dan membawanya ke selangkangannya . Santi hanya terbengong melihat kelakuan mereka berdua . Dr Romi pun meraba raba selangkangan Gina , yang masih tertutup celana dalam kuning mudanya . “ udah Rom , malu gua jadinya , tuh pasien baru .. “ kata Gina sambil menunjuk Santi .

“ oh , nama eloe siapa cantik “ sapa Dr Romi , matanya menatap Santi dari ujung rambut , sampai ujung kaki . “ Santi .. “ jawabnya singkat . Dr Romi menanyakan masalahnya , lalu Gina menceritakannya . “ oh , masalah kecil , sini gua suntik “ katanya . Dr Romi pun menyiapkan peralatan suntiknya . Dan Santi teleh tengkurap di atas ranjang praktek Dr Romi .

Kemudian, dia menyingkap rok abu abu Santi , menurunkan celana dalam putihnya . Dr Romi menatap pantat Santi . “ wah , pantat eleo bagus juga , yah mulus..” katanya seraya mengusap usap pantat Santi . Santi pun hanya diam . Dan Dr Romi pun menyuntiknya dengan obat anti hamil .

Setelah itu ,Dr Romi memberinya salep , “ nih , olesin di m-*-m-*-k eloe , buat bantu hilangin rasa nyeri.” . Santi pun berterima kasih . Satu masalah telah selesai . “ berapa dok ? “ tanya Santi . “ ha ha ha , untuk cewek secantik eloe , gua gak perlu di bayar ..” kata Dr Romi tertawa . Gina pun tertawa “ ha ha ha , awas tuh San , dia mulai ngerayu..”

Santi hanya diam, senyum senyum . “ malah kalau eleo mau main sama gua , gua yang bayar eloe “ kata Dr Romi lagi . Raut wajah Santi berubah , dahi mengerut , bertanya tanya maksud perkataan Dr Romi .

“ eh , udah yok kita balik “ ajak Gina pada Santi , sambil berdiri . Santi pun ikut berdiri . “ koq buru buru “ tanya Dr Romi . Gina membisiki sesuatu di kuping Dr Romi . Dan Dr Romi tersenyum , sambil memandang Santi . Tangan nakal Dr Romi pun kembali meremas pantat Gina . Lalu mengeluarkan dompetnya , memberinya dua lembar uang lima puluh ribuan . “ nih , buat eloe jajan ..” .

Dalam perjalan Santi yang penasaran bertanya pada Gina “ Gin , koq Dr Romi gak mau di bayar , malah eloe di kasih duit .. kenapa sih..” . “ Si Romi tuh , langganan gua , dia sering n-*-e-*-t-*-t sama gua , sama Lala juga ..” jawab Gina . “ Gina , jadi eloe serius yah , jual diri ..” kata Santi .

Gina memberhentikan motornya di pinggir jalan . Gina menolehkan kepalanya , menatap Santi , lalu berkata “ iyah gua serius , loe tahu gak , gua minta ceban ( sepuluh ribu ) aja sama bokap gua susah bener , lihat pantat gua di kobok , gua di kasih seratus ribu , asik gak jadi perek ..” kata Gina . Santi melongo “ tapi …Gin .. tapi.. “ .

Gina mentap wajah Santi , yang terlihat bingung “ tapi apa , eloe pikir aja sendiri , gua udah di perawanin cowok gua dulu , gua di tinggal , terus gua mesti gimana dong , kepalang becek , tanggung , mending gua jual diri , dapet enak , dapet duit..” . Santi tak bisa berkata , dia hanya diam menatap temannya itu .

“ San , kalau eloe gak percaya , coba eleo cari si Romi , elo n-*-e-*-t-*-t sama dia , lihat eleo di kasih duit berapa sama dia ..” kata Gina . “ tapi gua gak bisa , Gin , takut ..” kata Santi . “ takut .. takut apa , eloe udah bolong , udah di suntik anti hamil takut apalagi , yang penting enak dan dapet duit..” kata Gina .

Santi tampak mulai terpengaruh dengan ucapan Gina . “ tapi Gin , kalau dia mainnya kasar bagaimana ..” tanya Santi . “ Selama gua main sama dia , dia gak pernah kasar ..” kata Gina . Santi diam menatap Gina .

“ San , gua bilangin sama eloe , kalau eloe pake rok , jangan yang kaya gini , pake rok mini kayak gua , cowok gak nafsu liat rok eloe ..” kata Gina . “ Gua gak biasa Gin , risih pake rok mini ..” kata Santi . Gina tertawa “ yah , sekarang sih , tapi besok besok , ceritanya akan lain ..” .

Gina kembali menstater motornya , dan motor itupun melaju . Gina mengantar Santi pulang kerumahnya .
Malam itu Santi terus memikirkan kata kata Gina , Sambil berbaring , Santi mengangkat daster tidurnya , dan melepas celana dalam , dia mengolesi salep pemberian Dr Romi , di vaginanya . Tak terasa pedih . tapi yang di rasakan Santi hanya rasa dingin . Jarinya menelusuri vaginanya .

Entah apa yang ada dipikirannya , yang jelas Santi mulai terangsang . Jari jarinya terus bergeser turun naik , memainkan klitorisnya . Liang vaginanya mulai terasa berlendir .
Semakin lama , Santi semakin merasakan nikmat . Sambil menggigit bibirnya , jari Santi memainkan vaginanya sendiri .

Santi terus bermasturbasi , sampai tercapai kepuasan birahinya , dan dia terlelap .

>>>

Esok paginya , Santi masih terus memikirkan kata kata temannya . Santi penuh keraguan . Bagaimana kalau ada yang tahu dia menjajakan dirinya . Apa yang akan terjadi nanti , bagiamana masa depannya .. Semua pikiran itu , terus berkecamuk di hatinya .

“ bu , Santi mau sekolah “ kata Santi pada ibunya . “ yah , hati hati di jalan , jangan nakal yah “ jawab ibunya . “ bu , Santi belum bayaran , sekarang sudah tanggal sembilan bu “ kata Santi . Ibunya menghela nafas “ yah sabar ya Santi , ayah kamu belum kasih ibu uang ..” jawab ibunya . Santi pun tak bisa berkata lagi , ia lalu berpamitan .

Sampai di sekolah , dia menemui Gina . “ Gin , tolong dong gua mau pinjem uang , buat bayaran , nih Hp gua , buat jaminan ..” katanya . Gina melihat Hp Santi , lalu menatap wajahnya “ elo gila yah , Hp eloe itu , Hp zaman revolusi , di jual aja paling laku goban ( lima puluh ribu ) “ kata Gina . “ yah , gimana dong , tolong dah “ pinta Santi . “ nih gua pinjemin , tapi eloe cepet balikin yah “ kata Gina memberikan sejumlah uang pada Santi .

Santi menerima uang itu “ thanks yah Gin.. “ . Lalu Santi segera berjalan . “ eh , eloe mau kemana ..” tanya Gina . “ ke TU , bayaran dulu..” jawabnya .

>>>

Berkali kali Santi di tegur gurunya , karena melamun di kelas , selagi gurunya menerangkan pelajaran hari itu . Dan Santi menjadi bahan ejekan temannya . Waktu seakan akan berjalan sangat lambat . Sampai akhirnya bel tanda berakhirnya belajar mengajar berbunyi . Satu persatu murid keluar dari kelas , menuju rumahnya masing masing . Santi berjalan keluar sekolahnya , bergabung bersama Gina dan Lala .

“ Santi , ikut kita yuk , ke mal …” ajak Lala . “ eh hari ini enggak deh , gua ada janji “ jawab Santi . “ ha .. ada janji dia , sama sapa ..” ujar Gina , sambil menatap Lala . Lala pun tersenyum . “ elo mau tahu aja yah , gua tadi janji sama om om..” jawab Santi . Lala dan Gina tertawa . “ om om yang mana ..” kata Lala Sambil tertawa .

“ udeh deh , gua jalan dulu ..” kata Santi meninggalkan Gina dan Lala . Santi berjalan cepat . Dia berjalan menjauh dari gedung sekolahnya . Kemudian menyetop bajaj , dan menaiki bajaj tersebut . Tekat Santi sudah bulat . apa boleh buat , terlanjur basah pikirnya . Bajaj itu tepat berhenti di rumah Dr Romi .

Setelah urusan transaksi dengan tukang bajaj selesai , Santi mengetuk pintu rumah Dr Romi . Pintu terbuka , wanita setengah baya menyapanya “ ada apa dik “ . “ maaf bu , Dokter Romi ada..” tanya Santi . “ oh ada , sebentar yah ..” jawab ibu itu , sambil menyilakan Santi masuk . Santi pun menunggu di ruang tunggu .

Tak lama Dr Romi keluar . “ oh , hai Santi .. ada apa masih sakit.. “ tanya Dr Romi ramah . “ eh masih , eh anu , eh sakit sedikit ..” jawab Santi gugup . Dr Romi tersenyum , “ oke oke , biar saya periksa , ayo masuk “ ajak Dr Romi ke ruang prakteknya .

Santi duduk di kursi pasien , dengan gelisah . Dr Romi tersenyum melihatnya . “ Santi ayo sini , berbaring , biar gua periksa “ kata Dr Romi . Santi pun berbaring di ranjang pratek itu . Dr Romi , membuka kancing bajunya , dan menatap dada Santi . Santi memejamkan matanya . Kemudian tangan Dr Romi pun membuka Bra Santi . Selanjutnya Santi merasa geli dan dingin di putting susunya yang imut itu .



Lidah Dr Romi , sedang asik menjilati putting susunya . “ ahh … geli.. ahh.. ah.. “ erangnya . “ oh , indahnya buah dada loe , San ..” ujar Dr Romi , lalu meremas lembut buah dadanya . Lidahnya juga terus menjilati putting kecil itu .
Menyusui dengan nafsu , membuat ABG itu terus mengerang . Vaginanya menjadi lembab , Santi mulai terangsang .

Sambil terus memainkan putting susunya , tangan Dr Romi , meraba raba paha putih mulus ABG itu . Tangannya terus merayap sampai ke atas . Tanpa sadar Santi , pun merengangkan ke dua kakinya . Sehingga tangan dr Romi , dengan mudah dapat mencapai selangkangan celana dalam putihnya . “ ahhh … ahh… dokter… ahhh “ erangnya nikmat .

Dr Romi , melepas lidahnya di putting susu Santi . Sekarang targetnya adalah selangkang Santi . Dia membuka lebar kaki Santi , hidung menempel di selangkan celana dalam Santi , menghirup aroma vaginanya . Tubuh Santi menggelinjang . “ ahh dokter .. ahhh saya malu…ahhh …” erangnya . Dr Romi dengan bernafsu menciumi selangkangan celana dalam Santi yang sudah basah itu .

Perlahan , celana dalam itu terlepas dari tubuhnya , kini jelas terlihat vagina muda itu . Dengan bulu bulu lembut di bukitnya . Dua jari Dr Romi membelah bibir kemaluannya , lalu lidahnya menjilati klitorisnya . Tubuh Santi gemetar , jantung berdegup cepat . Rasa nikmat menjalar cepat di seluruh tubuhnya .

“ ahhh… ahhh…enak.. ahhh… dokter.. ahh…. “ erang Santi semakin membuat Dr Romi nafsu . Lidah itu terus menyapu klitorisnya . Lendir nafsu Santi yang merembes keluar dari liang vaginanya di sapu oleh lidah Dr Romi , dan di telannya dengan penuh nafsu . Santi benar benar di bawa ke puncak birahinya .

Tubuh Santi terus mengeliat . Lidah Dr Romi semakin cepat memainkan klitorisnya. Erang demi erangan , mengiringi Santi yang semakin dekat mencapai puncak birahinya .
“ ahh dokter .. ahh Santi ahhh mau pipis… ahh….” erangnya . Dr Romi pun mempercepat gerakan lidahnya . Dan akhirnya tubuh ABG itu mengejang , dan Santi tiba di puncak orgasme .

Tubuh ABG itu kejang kejang sesaat . “ Santi elo mau pipis “ tanya Dr Romi . Santi mengeleng “ engak sih , tapi tadi , rasanya mau pipis ..” terang Santi . Dr Romi tersenyum ,” itu nama elo sudah hampir orgasme , sudah mau keluar istilahnya ..” .
Santi hanya diam saja . “ San , kita terus yah “ ajak Dr Romi .

Dr Romi pun membuka celananya , dan terlihat jelas penis Dr Romi yang telah ereksi penuh . Penis cukup besar , seperti penis Bram . Dr Romi , mendekatkan penisnya ke mulut Santi . Santi terlihat ragu “ ah , gua gak bisa.. Rom ..” tolaknya . Dr Romi pun tak memaksa . “ kalau gitu gua masukin aja yah ..” katanya . Santi menganguk “ tapi pelan pelan yah..” pintanya .

Dr Romi pun naik ke ranjang prateknya . Kedua kaki ABG itu pun di pentangkanya . Ujung penisnya di gesek di bibir vagina Santi . Santi kembali menggelinjang . Perlahan Dr Romi menekan masuk ujung penis . “ aww … ahh… “ jerit Santi pelan .

Dr Romi berhenti sesaat , dan melumat bibir Santi . Santi pun menerima ciuman Dr romi , dan balas dengan ciumannya .

Tanpa terasa , penis Dr Romi , sudah seluruhnya tertanam dalam tubuhnya . Dr Romi mulai menggoyang dengan lembut . “ ahhh … ohhh… Romi … oh… ahh… “ erang Santi . Penis itu terus bergerak , lambat laun gerakkan maju mundur penis Dr romi membuat Santi , kembali birahi .

Santi pun mulai bisa menerima nikmatnya gesekan penis . Dr Romi pun tahu cara membahagiakan wanita . Penisnya terus bergerak keluar masuk dengan lembut .
Dr Romi pun melumat bibir Santi dengan lembut . Kadang Dia berbisik di telinga Santi memuji muji Santi , yang tentu saja membuat Santi semakin hanyut , dalam birahi .

Saat saat birahi Dr Romi mendekati puncaknya dia mulai bergerak cepat . Penis itu bergerak lancar di liang Santi , yang telah sangat berlendir itu . Dr Romi semakin terengah engah dalam kenikmatannya . Santi mengigit bibirnya , walau merasa nikmat , Santi tak sepenuhnya menikmati penis itu .

Akhirnya sprema Dr Romi membasahi vaginanya . Dr Romi berhasil mencapai puncaknya .

Mereka berdua pun segera membersihkan dirinya . Lalu berpakaian kembali . “ Santi , gua orang kedua yang n-*-e-*-t-*-t sama elo yach “ tanya Dr Romi . “ ehm , orang ketiga , gua di paksa si Bram , sama si Dodi “ jawab Santi . Dr romi mangut mangut . “ “ lalu rencana elo apa selanjutnya ? “ tanya Dr Romi . Santi menggeleng “ enggak tahu juga “ .

“ kenapa loe gak tuntut , mereka “ tanyanya . “ gak mau , entar gua jadi berita , makin malu aja , lagian dia orang anak orang kaya “ jawabnya . Dr Romi hanya diam “ eh Santi , nih buat elo ..” kata Dr Romi , dan memberinya uang sebanyak satu juta rupiah .
Santi menerima uang itu dengan gembira . “ Romi , terima kasih yah ..” .

“ Kalau elo perlu uang , elo boleh kemari “ kata Dr Romi lagi . “ yah , terima kasih yah “ jawab Santi . Santi pun pamit . Dr Romi pun mengantarnya sampai depan pintu rumahnya .

Santi pun terus berjalan , mencari kendaraan roda tiga , untuk pulang kerumahnya .
Santi berpikir , enak juga yah , dapet duit , dapet kenikmatan . Benar kata Gina pikirnya .
Seumur hidup baru kali ini dia punya uang satu juta .

Yah , karena uang satu juta itu , akan membuat Santi , terperosok lebih dalam lagi , masuk ke lembah hitam , dunia prostitusi .

>>>

“ Gina , nih gua bayar utang gua “ kata Santi sambil memberikan Gina uang dua ratus ribu rupiah . Santi mengembalikan pinjamannya pada Gina . “lunas yah “ katanya . “ eh elo dapet duit dari mana nih .? “ tanya Gina . “ he he he , dari mana lagi , jual m-*-m-*-k lah “ jawab Santi . Gina melongo . “ loe serius San ? . Santi tersenyum , dan mengangguk .

Jam 9.10 pagi itu Hp butut Santi berbunyi , “ halo “ jawab Santi . “ Santi , entar pulang sekolah bisa ke rumah gua yah , ada yang mau kenalan sama elo “ kata Dr Romi . “ ha , siapa ..” tanya Santi . “ yah elo kemari dulu dah ,..” jawab Romi , membuat Santi penasaran . “oke deh , entar gua ke sana yah ..” kata Santi . Hari itu Santi juga tak berkonsentrasi dalam pelajarannya . Gurunya sempat menegurnya , tapi tampaknya Santi cuek saja .

>>>

“ San , ada yang mau main sama elo , orangnya tajir , elo mau gak ? “ tanya Dr Romi . Setelah Santi berada di rumah Dr Romi , sepulang dari sekolahnya . “ siapa orangnya ? “ tanya Santi penasaran . “ teman gua , orangnya baik koq “ terang Dr Romi . “ mana orangnya “ tanya Santi . “ entar lagi dateng “ jawab Dr Romi .

Santi menatap Dr Romi “ koq enggak elo aja sih yang ajak gua main “ tanya Santi .
“ elo gak bosen main sama gua terus ? “ Dr Romi balik tanya . Santi mengeleng .
“ San , gua mau lihat celana dalam eloe “ kata Dr Romi . Santi tersenyum , lalu dia mengangkat rok abu abunya , dan memperlihatkan celana dalam kremnya . Tangan Dr Romi segera meraba selangkangan celana dalam Santi .

Santi mundur selangkah “ ah , jangan entar gua jadi nafsu , elo kan gak mau main sama gua “ katanya protes . “ gua bukan gak mau main sama elo , tapi teman gua minta , gua cariin cewek buat dia ..” terang Dr Romi . Tiba tiba Dr Romi memeluk Santi , dan menciumi bibirnya , tangan Dr Romi juga meraba raba selangkangan celana dalamnya . Tentu saja , semua perlakuan ini , membuat birahi Santi naik .

Tiba tiba , terdengar ketukan di pintu ruang prateknya . Dr Romi melepas pelukkannya , dan membuka pintu kamar prakteknya . “ Jo , sini masuk , kenalin nih , Santi “ sapa Dr Romi . Johan , menatap tubuh sexy Santi , sambil mengulurkan tangannya “ Johan “ katanya sambil tersenyum manis . Santi pun menyambut uluran tangan itu “ Santi “ , sambil menatap Johan , yang berumur , 32 tahun itu . Mereka pun berbincang bincang .

Johan menatap Dr romi , matanya mengedip sebelah , memberi tanda . Dr Romi pun berbisik di telinga Santi “ san , gimana , mau gak ke hotel sama Johan ..” tanya Dr Romi .
Santi tersenyum , dan mencubit lengan Dr Romi . Yah itu kata lain dari mau . Akhirnya Johan menjadi customer Santi yang kedua .

“ Jo , tolong yah , mainnya yang halus yah , dia pacar gua nih “ kata Dr Romi . Santi pun mencubit genit lengan Dr Romi lagi . “ Jangan takut , gua pria lembut koq “ kata Johan , sambil membimbing Santi memasuki mobilnya .

Mobil itu berjalan , membawa Santi dan Johan , menuju sebuah motel . Di mobil mereka pun berbincang bincang . Berbicara seputar soal sex. Dan Santi pun tanggap menjawab pertanyaan Johan . Mereka cepat menjadi akrab . Terlihat sesekali Johan mencium pipi Santi, juga meraba raba paha Santi . Akhinrya mobil itu tiba di motel tujuan Johan .
Mobil bergerak , memasuki motel , setelah , bell boy , menutup pintu rolling door , dan mereka pun masuk ke motel itu .

Mereka berpelukan ,ciuman . Santi pun bisa mengimbangi ciuman ciuman Johan , walau johan tak seganteng Dr Romi , tapi Santi menikmati ciuman Johan . Tampak tangan Johan pun meremas remas pantat Santi . Lidah Johan juga menjilati leher Santi , yang membuat tubuhnya mengelinjang , geli dan nikmat .

Johan mengambil tempat di Sofa , membuka celananya , dan penis besarnya mencuat keluar dari kolornya . Dia meminta Santi Jongkok . untuk mengulum penisnya . “ ah , saya gak bisa itu ..” protes Santi . “ ah .. gak apa , ayo coba saja .. jilat dulu ..” rayu Johan . Santi hanya diam menatap Johan .

“ ayo , sayang .. nanti gua tambahin tip buat elo .. ayo jilat saja..” rayu Johan lagi .
Santi pun terpaksa melakukannya , padahal dia tidak suka . Perlahan lidahnya menjulur , menjilati batang penis Johan . “ oh , yah gua suka lidah eloe , terus jilat “ erang Johan . Santi pun menjilati terus batang penis Johan .

Kadang , Santi memakai tanganya , mencoba mengocok batang penis Johan . Tapi Johan menolak “ jangan pakai tangan sayang , pakai mulut eloe “ . Santi pun menurut , lalu mulai lagi menjilati batang penis Johan . “ Kulum , sayang , elo gak suka sama k-*-*-t-*-l gua yah “ kata Johan . Santi pun berusaha tak mengecewakan pelanggannya . Santi pun membuka mulut mengulum penis Johan, yang semakin tegang .

Sambil memegang kepala Santi Johan juga menggerakkan penisnya keluar masuk mulut Santi . Johan mengerang , kenikmatan . Cukup lama waktu yang di perlukan hingga penisnya memuntahkan isinya . Santi terbatuk , dan menumpahkan sperma Johan . “ Johan hanya tersenyum , melihat Santi .

Setelah beberapa saat , Johan berkata “ San , ayo dong buka baju eloe “ . Santi pun mulai membuka baju dan roknya . Santi masih berdiri di depan Johan . “ loh koq , ...buka bh sama celana elo dong ..” kata Johan Lagi . Santi pun semakin tak menyukai gaya main Johan . Tapi apa boleh buat . Dia melepas Bra dan celana dalamnya .

Johan menatap nafsu tubuh perek ABG itu , “ San , sini dong duduk sini “ katanya . Santi pun menurut duduk di samping Johan . Johan melumat bibir Santi , dan tangannya meraba raba , buah dada Santi . Santi mengerang , rabaannya agak kasar , tapi dia harus menerimanya . Puas dengan buah dadanya , tangan Johan berpindah , sekarang selangkangan Santi , di raba rabanya .

Jari Johan tiba tiba masuk dalam liang vaginanya . “ ahhh … sakit .. pelan pelan “ erangnya . Johan hanya tersenyum ., tapi jari itu tetap berada di liangnya , merasakan hangat liang vagina ABG itu . Jari itu perlahan bergerak keluar masuk . Santi pun mengerang , perlahan nafsunya bangkit . Jari Johan bekerja giat di liang vaginanya , sementara Johan melumat bibir Santi dengan nafsu .

Liang vagina Santi menjadi basah , memudahkan jari Johan bergerak dengan lancar . Santi mengerang nikmat . Johan menghentikan gerakan jarinya , dia membimbing Santi ke ranjang . Santi terbaring tengkurap , dengan kakinya di buka lebar oleh Johan .

“ ahhhggg …. “ erang Santi ketika liang Vagina terisi penis besar Johan . Johan menggerakan Batang penis keluar masuk liang vagina Santi . Santi memejamkan mata , tangannya mencengkram bantal, kepala penis Johan bergerak liar di liang vaginanya .
“ ahhh .. pelan pelan.. ahhh … “ erang Santi .

Penis Johan terus bergerak keluar masuk , Johan tampaknya sangat bernafsu main dengan gadis muda ini . Dia bertahan cukup lama . Sedang Santi tak sepenuhnya bisa menikmati permainan Johan . Dia hanya pasrah , dan berharap Johan segera ejakulai . Tapi Johan cukup bertahan . Penisnya terus mengobok obok liang vagina ABG itu . Sambil terus mengerang kenikmatan .

Akhirnya , setelah hampir setengah jam , Johan menikmati tubuh Santi , penisnya terasa segera akan muntah . Johan mempercepat gerakan tubuhnya . Santi semakin mengerang . “ ahhh, aghhh ahhhhh ….” . Penis Johan tertanam dalam dalam , lalu penis itu menumpahkan spermanya . Santi merakan panasnya cairan Johan dalam tubuhnya . Johan terkulai lemas . Begitu juga dengan Santi , yang merasakan lelah melayani Johan .

Setelah berbaring sesaat , Santi masuk dalam kamar mandi . . Santi terangsang , tapi tak bisa sampai pada puncaknya . Ada kekecewaan di hati Santi . Tangan meraba vaginanya , dengan sisa sisa sperma Johan , Santi menstimulasi sendiri Klitorisnya . Dia mengerang pelan , merasakan nikmat di klitorisnya .

Santi terus merangsang dirinya sendiri , mencari kepuasan . Akhirnya Tubuhnya mengejang , dan Santi orgasme , karena bermasturbasi . Setelah itu dia membasuh vaginanya . Lalu berpakaian kembali , dan keluar . Santi duduk di Sofa .

Johan pun mengantar Santi pulang setelah membayar tubuhnya . Santi menerima se jumlah uang dari Johan , sambil mengucapkan terima kasih .

Malam itu di rumahnya , Santi berada di meja belajarnya . Menghitung uang yang diperolehnya , dari hasil menjajakan dirinya , selama beberapa hari terakhir ini . Sambil tersenyum , dia berkata dalam hati , “ aku bisa beli apa yang aku mau , tak perlu lagi mengharapkan ayah tiriku itu “

Santi telah merubah jalan hidupnya...
Esok hari , Santi kembali mengunjungi rumah Dr Romi . Dia hendak menceritakan pengalamannya main dengan temannya Johan .

“ payah , Rom , si Johan mainnya gak enak “ keluh Santi . “ yah gimana , yang pentingkan eloe di bayar , dapet duit yah enggak “ ujar Dr Romi . Santi dia menatap Dr Romi . Dr Romi tersenyum “ gua tahu deh , eloe gak puas yah kemarin “ kata Dr Romi , sambil meraba bokongnya . “ i ih “ suara Santi terdengar genit .

Dr Rom tiba tiba mencium bibirnya “ mau main sama gua ngak , tapi gratis yah , gua lagi bokek nih “ . Santi tersenyum saja . Tangan Dr Romi pun meraba dada Santi . Dan Santi semakin merapatkan tubuhnya ke tubuh Dr Romi . Mereka pun duduk di pinggir ranjang praktek Dr Romi .

Tangan Dr Romi meraba raba paha mulus ABG itu , Santi terus naik ke selangkangan celana dalam pinknya . Santi mulai mendesah , merasa birahi mulai , meningkat drastis . Jari Dr Romi bergetar , di selangkangan celana dalamnya , membuat selangkangan celana dalamnya menjadi lembab. Dr Romi jongkok , sehingga mukanya tepat berada di depan selangkangan celana dalam Santi .

Tangan menyibak , celana dalam pink itu , lalu lidahnya menjilati klitoris ABG itu . “ ahhh , ahhh…” erang Santi kenikmatan . Satu jari Dr Romi pun bermain di dalam liang vaginanya , bergerak keluar masuk , membuat tubuh Santi semakin di dera rasa nikmat , yang tak bisa di tahannya . Saat lidah Dr Romi bergerak nakal , yang membuat klitoris Santi semakin membesar . Tubuhnya pun mengejang .

“ ahhh … Rom .. aku gak tahan lagi…” erangnya . Tubuhnya mengejang sesaat , lalu terlemas . Santi berhasil mendaki puncak kenikmatannya . Dr Romi pun kembali menciumi bibir Santi , Santi pun menerima cumbuan dari Dr Romi . Cumbuan itu membuat birahinya sedikit menjadi naik lagi .

Dr Romi mulai membuka kancing celananya , dan menurunkan resleting celananya . Penisnya tampak tegak . Dengan menyibak celana dalam pink Santi , penis itu bergerak masuk ke liang vagina Santi . “ ahhh , ahh , terus Rom .. ahh “ erangnya menikmati penis Romi yang tengah mengisi ruang ruang di liang vagina Santi .

Penis itu bergerak keluar masuk liang vagina Santi . Santi sangat merasakan batang penis Romi , mengesek dinding liang vaginanya . Baru kali ini Santi merasa begitu nikmat dalam , bersenggama . Santi terus mendesah desah menikmati gesekan batang penis Dr Romi di liang vaginanya . Liang vagina terus merembeskan cairan pelicin , karena birahi yang terus meningkat .

Nikmat gesekan penis itu , membuat tubuhnya mengejang , dan berakhir dalam kenikmatan .
Santi memeluk erat tubuh Dr Romi , dan tubuh itu mengejang dalam pelukan Dr Romi . Saat kemudian , Dr Romi pun melepas spermanya dalam liang hangat vagina Santi . Perlahan penis itu keluar , dan meninggalkan seluruh isinya , dalam liang vaginanya . Santi merapikan celana dalamnya .

Saat yang sama pintu ruang kamar itu di ketuk seseorang . Setelah mereka merapikan pakaian mereka , Dr Romi membuka pintu ruang prakteknya . “ maaf dok , ada pasien “ kata pembantunya . “ Oh baiklah “ kata Dr Romi . Sambil melepas Santi, pulang kerumahnya . “ makasih yah Dokter , saya sudah lebih baik sekarang “ kata Santi . “ oke yah , di minum obatnya yah “ jawab Dr Romi , sambil tersenyum

Dr Romi pun menyambut pasien yang sedang menunggunya di ruang tunggu .Santi berjalan pulang kerumahnya , selangkangannya terasa tak nyaman , karena basah oleh sperma Dr Romi . Santi pun terus mempercepat langkahnya , sambil matanya mencari kendaraan umum , untuk mengantarnya ke rumahnya .

>>>

Begitu tiba di rumahnya , Santi segera mengambil handuk dari kamarnya , lalu masuk ke dalam WC . Dia segera membersihkan tubuhnya . Santi membasuh vaginanya , membersihkan sisa sisa sperma Dr Romi , yang tertinggal dalam liang vaginanya .Santi mandi , dengan guyuran air dingin , yang akan membuat tubuhnya segar dan bersih .

Sehabis mandi sore itu Santi tiduran diranjangnya , kemudian terdengar pintu kamar tidurnya di ketuk, “yah masuk bu , tidak di kunci koq “ kata Santi yang mengira pintu itu di ketuk oleh ibunya . Pintu terbuka , tapi yang masuk ayah tirinya. Santi segera bangkit , dan merapikan baju tidurnya . Lalu Santi duduk di depan meja belajarnya .

Ayah tirinya lalu berdiri di sampingnya ,”Santi , kamu banyak berubah sekarang , ke sekolah pakai rok mini , juga sering pulang malam, masa pulang sekolah jam 7.00 malam , ada apa dengan mu? “tanya ayahnya. Santi menatap ayah tirinya , lalu dia menjawab belajar dirumah teman .

Ayahnya tersenyum ,”Santi ,ayah tahu kamu bohong ,ayah sayang sama kamu ,walau kamu anak tiri ayah, tadi siang ayah di panggil ke sekolah oleh kepala sekolahmu “ Wajah Santi memucat . Ayahnya berkata lagi “ di sekolah nilai pelajaran kamu menurun , ada apa Santi ,coba kamu cerita yang sesungguhnya.”kata ayah . Santi berpikir ini skak mat , tapi dia tetap tenang , toh dia bisa cari uang sekarang ,walau diusir dia tidak takut

Santipun mulai bercerita Dari Dodi merayunya ,membawa kerumahnya , sampai bagaimana mereka kakak beradik itu memperkosanya dengan sadis , lalu tanpa sadar air matanya berlinang. Ayah Santi dengan lembut membelai rambutnya. “ Yah sudah lah ,San mungkin takdir mu begini “,kata ayahnya. Lalu ayahnya bertanya “kamu punya pacar lagi sekarang”. Santi menatap ayahnya “ tidak punya yah..”.

Ayahnya tersenyum dan berkata ,”kamu bohong lagi yah, Ayah bisa membedakan antara noda keputihan dan noda sperma “,kata ayahnya . Lalu ia memperlihatkan celana dalam pink milik Santi yang siang di kenakannya .

Di selangkangan celana dalam itu . memang penuh dengan spermanya Dr Romi. Dan Waktu mandi tadi Santi kelupaan mencucinya dan tertinggal di WC setelah Santi selesai mandi tadi sore itu .

“ dasar maniak sex “ umpat Santi dalam hati . Emosi Santi jadi meninggi , “ ayah , itu milik pribadi saya “ . Ayahnya hanya tersenyum sinis “ jangan sewot gitu dong , ayah cuma nanya ini p-*-j-u- siapa he he he , kamu harus cerita dong..” . Santi pun sudah siap dengan segala hal dia menceritakan seluruhnya.

Santi menceritakan pengalamannya minggu mingu terakhir ini . Menceritakan dirinya menjajakan tubuhnya dengan lelaki hidung belang . Santi bercerita dengan Gamblang . Dia tak takut sama sekali . “ nah , ayah sudah tahu semuanya , mau usir saya , usir saja “ kata Santi. Expresi ayahnya tenang sekali “ Santi ayah sayang kamu , mana mungkin ayah usir kamu , Santi ayah bisa ngerti dan menerima , tapi ibumu , dia bisa mati jantungan …kalau sampai tahu ,anaknya jadi perek...."

“ ibu ...." gumamnya dalam hati . Santi menatap ayahnya , lalu berkata ,”ayah tolong jangan kasih tahu ibu , ini rahasia kita berdua saja “. Lalu ayahnya tersenyum dan berkata ,”Baik lah ayah bantu kamu merahasiakannya , tapi kamu bantu ayah ok “ . Santi tersenyum , terima kasih ayah , ayah butuh bantuan apa sama Santi “ tanyanya polos.

“ Begini Santi ayah suka sama kamu , ayah juga nafsu sama kamu , kamu mau main sama ayahmu ” . ayahnya bertanya tanpa malu malu . “ ayah , maksudnya apa ?!?! “ tanya Santi terkejut . “ masa sih kamu gak tahu , ayah mau n-*-e-*-t-*-t- sama kamu , anggap saja ayah langganan kamu “ kata Ayahnya .

”tapi bagaimana dengan ibu , ayah…” Santi protes . Ayahnya menjawab “ sapi tua itu , tak bisa apa apa lagi susunya udah kering , dagingnya udah alot…”. “ dasar bandot tua “ umpat Santi dalam hati . Tapi Santi tak bisa berbuat apa apa , secara tak langsung , ayahnya mengancam akan memberi tahu ibunya kalau Santi tak bersedia melayaninya.Bagaimana pun Santi sangat menyayangi ibunya itu .

Santi pasrah , dan mulai membuka dasternya . Lalu dia buka celana dalamnya . Santi duduk di meja belajarnya ,lalu membuka lebar kakinya . Ayah tirinya memandangi tubuh sexy Santi dengan liar,memelototi buah dadanya yang montok ,dan vaginanya yang berbulu halus .

Ayah tirinya dengan bernafsu melepas sarungnya. .Santi tertegun memelototi penis ayahnya .Penisnya kecil sekali ,hanya sepanjang kira kira jari telunjuk Santi, besarnya sebesar spidol untuk menulis whiteboard . Dalam hati Santi tertawa “ bandot tua ini buaya , tapi k-*-*-t-*-l cuma segitu “ ujarnya dalam hati.

Ayahnya mendekat ,buah dada Santi diraba raba dan diremas dengan nafsu . Santi menjerit , dia pun melepasnya . Lalu bandot tua itu mengarahkan penisnya ke vagina Santi , dimasukan dengan keras. .”Ah….sakit….,” jerit Santi menjerit. Ayahnya tersenyum , lalu berkata sambil meledek ”,Ah.. Santi ,kamu kayak masih perawan aja ,”

“ s-i-a-l-a-n “umpat Santi dalam hati . Tentu saja Santi merasa sakit , ayahnya memasukan penisnya dengan tiba tiba , di saat Santi belum siap , vaginanya masih kering. Ayah tirinya terus mengoyang penis imutnya . Saat vagina Santi mulai becek karena nafsunya bangkit . Tiba tiba ayahnya mengerang , dan Santi merasakan vagina menjadi panas oleh cairan birahi ayahnya .

Sepertinya belum semenit bergoyang , ayahnya sudah ejakulasi . Ayahnya tersenyum puas ,lalu memakai sarungnya lagi dan ayah tirinya berkata ,”Santi m-*-m-*-k kamu ,enak sekali ,udah yah ayah balik dulu ,nanti sapi tua itu bangun ,dan jaga ya rahasia kita ya….”,lalu meninggalkan santi di kamarnya .

Saetalah ayahnya keluar dari kamar tidurnya , santi pun berjalan ke kamar mandi . Dia membasuh vaginanya. Sambil memasukan jarinya di liang vaginanya ,untuk membersihkan sisa sia air mani ayah tirinya . “ ..ih encer banget “ ujar Santi dalam hati Jarinya pun masuk lagi berusaha mengeluarkan semua sperma ayah tirinya .

Karena Santi yang tadi setengah horny , maka dengan jarinya keluar masuk liang vaginanya membuatnya tambah Horny . Jarinya malah bermain di liang vaginanya keluar masuk, melakukan masturbasi , sampai dia merasa puas . Lalu kembali ke kamarnya dan Santi tertidur .

Paginya seperti biasa Santi bangun ,mandi dan bersiap hendak berangkat kesekolah Ibunya sedang kepasar , Saat itu Santi melihat ayahnya , sedang menikmati kopinya di ruang makan. Timbul niat iseng Santi , Dihampiri ayah tirinya , kemudian Santi meraba raba selangkangan ayah tirinya . Kontan penisnya bangun , terlihat jelas penis imut itu berdiri tegak di balik kain sarungnya .

”Ih…ayah genit ,nggak pake kolor…..,” goda santi dengan nada yang genit dan nakal. Ayahnya hanya bisa mengerang nikmat ,” ahhh . .shhhh ….ah….. ,” sambil merem melek keenakkan.Santi pun menyibak sarungnya, dan mulai mengocok penisnya . Belum sampai sepuluh kocokan ayah tirinya sudah keluar.

Spermanya belepotan di tangan Santi. “ Dasar nafsu besar tenaga kurang “ dalam hati Santi meledeknya. ,”yah , ayah sayang minta uang jajan dong,” Dia berkata dengan manja . ”pantes pagi pagi bikin ayah “senang” , Kata ayahnya dan memberiku seratus ribu.

Santi pun berjalan kesekolah dan Santi tersenyum sendiri , baru kali ini ayahnya yang pelit itu memberi Santi uang seratus ribu ,biasanya kalo minta uang sama ayahnya santi paling di beri cuma lima ribu perak.

Sepulang dari sekolah siang itu , Gina dan Lala mengajak Santi pergi ke sebuah mall , Santi memutuskan untuk ikut dengan dua temannya itu . Berangkatlah tiga ABG yang cantik dan sexy itu ke Mall .

Di dalam mall itu mereka nongkrong di food cort .”San begini nich ,cara gua orang cari duit ,” kata Gina. Santi hanya tersenyum , rupanya mereka sering ke mall untuk mejeng mencari om om tajir . Gina dan Lala ngegosip apa aja , dari guru disekolah sampai pengalaman mereka di booking sama om om. Santi pun ikutan ngegosip.sambil nunggu kalau kalau ada om om yang mengajak berhappy ria .

Tiba tiba mereka di hampiri , dua orang cowok muda berseragam SMU . “hai ,cewe cewe manis kenalan dong”, goda seorang di antaranya . “ mau kenalan buat apa “ tanya Lala tersenyum genit . “ yah kenalan dulu dong , baru ngajak kencan “ cowok muda itu menjawab sekenanya .

Tiba tiba Gina membentak dengan juteknya ,”Eh , loe pikir loe ganteng yah , k-*-*-t-*-l loe gede , Loe liat dompet loe , kalo eloe punya duit cetiaw ( sejuta ) , loe boleh kencan ama gua . kalo eloe mau n-*-e-*-t-*-t gratis, ama emak loe aja. ..” . Langsung dua cowok muda itu kabur. Dan Gina bersama Lala tertawa terpingkal pingkal.

”Gina jahat loe , kan tuh anak cuma mau kenalan , lagian mereka ok ok loh”.kata Santi pada Gina .Gina menatap Santi , kemudian Gina memberi wejangan , nasehat penting untuk perek-perek.

”San, dengar yah, kita itu perek, prinsip kita ada uang , ada m-*-m-*-k. Tidak ada kata cinta dalam kamus kita. lelaki itu semuanya buaya , kecuali kalau lelaki itu , impoten , atawa dia homo , so kita harus permainkan mereka

Posted at 04:55 am by pohonmangga

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry